Twitter Cegah Tweet Berbahaya di Tengah Pandemi

Twitter Cegah Tweet Berbahaya di Tengah Pandemi

JAKARTA – Twitter mulai ketatkan kebijakan informasi mengenai virus corona pada platformnya. Kongsi asal Amerika tersebut akan tahu tweet mana yang lebih berbahaya dan tidak berbahaya. Untuk tweet yang berbahaya, Twitter akan menghapus langsung.

Sementara itu, beberapa tweet akan diberi etiket yang nantinya mengarahkan pengguna ke tautan dengan informasi tambahan mengenai Covid-19.

Dilansir dari laman Business Today , Selasa (12/5/2020) label tersebut akan ada dalam 40 bahasa dan tiba digulirkan hari ini.

“Twitter tidak akan secara tepat mengecek atau menyebut tweet buatan di situs tersebut, ” sebutan ahli strategi senior global kongsi untuk kebijakan publik, Nick Pickles.

Sementara itu, label akan mengarahkan pengguna kepada posisi terpercaya seperti situs kesehatan serta artikel berita. Salah satu contoh tweet yang disengketakan yang kira-kira dilabeli di situsnya mencakup permintaan tentang asal-usul Covid-19 yang sedang belum diketahui.

Lalu, teori konspirasi tentang bagaimana virus dimulai dan buatan manusia. Twitter akan terus menghapus tweet COVID-19 yang mengancam keselamatan seseorang atau kelompok, bersama dengan upaya untuk memicu kekerasan massal atau kegaduhan sipil yang meluas.

Perusahaan telah menghapus tweet obat palsu virus corona dan mengklaim bahwa jarak sosial atau kedok wajah tidak menghambat penyebaran virus.

(amr)

Loading…