Twitter Bakal Izinkan Pengguna Miliki Keterangan Centang Biru

Twitter Bakal Izinkan Pengguna Miliki Keterangan Centang Biru

JAKARTA – Perusahaan teknologi, Twitter menerapkan fasilitas request verifikasi centang menak untuk pengguna biasa. Hal tersebut dibocorkan oleh pakar reverse-engineer permintaan Jane Manchun Wong, dikutip iNews .

Dia menemukan bahwa Twitter berencana memberi pengguna cara buat meminta verifikasi. Artinya, pengguna atau netizen biasa akan bisa meminta Twitter memberikan mereka tanda centang biru dan memverifikasi bahwa mereka adalah diri mereka sendiri.

“Twitter sedang mengerjakan ‘Permintaan Verifikasi’ (Aku bukan karyawan Twitter. Aku juga bukan dukungan teknis), ” tulisnya di Twitter.

Kabar ini rupanya telah dikonfirmasi oleh Twitter di Tech Crunch. Pihak Twitter mengutarakan, rencananya adalah pembuatan pedoman yang masih belum diketahui untuk verifikasi pengguna nantinya.

Itu artinya jika fitur ini diluncurkan, pengguna biasa kudu memiliki gagasan yang layak apakah mereka memenuhi syarat atau tidak sebelum mengirimkan permintaan verifikasi ataupun tanda centang biru.

Proses verifikasi telah membangun pro dan kontra selama bertahun-tahun. Sebelumnya, Twitter digunakan untuk membenarkan siapa pun yang dirasa sebagai tokoh publik yang patut diperhatikan.

Akan namun pada 2016, situs meluncurkan fitur permintaan verifikasi seperti fitur anyar yang akan diluncurkan ini.

Kemudian pada 2017, setelah Twitter memberi tanda centang biru kepada supremasi kulit suci Jason Kessler, situs itu menyingkirkan fitur tersebut dan memperbaikinya.

Namun hingga saat ini, Twitter belum mengumumkan tanggal atau kapan tepatnya fitur ini diluncurkan.

(ahl)