Teknologi Jaringan 6G Tawarkan Pengalaman Cross Reality

Teknologi Jaringan 6G Tawarkan Pengalaman Cross Reality

JAKARTA – Samsung baru saja merilis buku terbaru berjudul “The Next Hyper-Connected Experience for All” pada Selasa (14/7/2020). Pada buku itu Samsung menjelaskan bahwa mereka tengah merencanakan penelitian yang mendukung terciptanya jaringan 6G pada 2028.

Teknologi ini akan menjelma versi yang jauh lebih cara dibandingkan jaringan 5G yang mutakhir saja diperkenalkan selama satu tahun sejak 2019.

“Sementara komersialisasi 5G masih dalam periode awal, tidak pernah terlalu pra untuk mulai mempersiapkan 6G sebab biasanya dibutuhkan sekitar 10 tarikh dari awal penelitian hingga komersialisasi generasi baru teknologi komunikasi, ” ucap Kepala Pusat Penelitian Komunikasi Lanjutan Sunghyun Choi, dikutip dari situs resmi Samsung.

Lebih lanjut mengenai rencananya ini, Samsung menjelaskan bahwa jaringan teknologi terbaru 6G akan mampu digunakan baik oleh manusia maupun mesin. Untuk mewujudkan hal tersebut, jaringan teknologi 6G direncanakan mau menggunakan konsep digital twins. Konsep ini memungkinkan pengguna menjelajahi dan memantau kenyataan di dunia virtual dari dunia nyata, tanpa uzur temporal atau spasial.

Baca juga:   5 Aplikasi Bisa Kembalikan Data yang Terhapus di Android

“Pengguna bahkan dapat melampaui tatapan, dan benar-benar berinteraksi dengan digital twins, menggunakan perangkat VR ataupun tampilan holografik. Digital twins mampu menjadi representasi dari serangkaian pengawasan dan aktuator yang dikendalikan sejak jarak jauh. Dengan cara ini, interaksi pengguna dengan digital twins dapat menghasilkan tindakan di negeri fisik, ” jelas Samsung di dalam buku “The Next Hyper-Connected Experience for All”, dikutip Trustedreviews.

Jika Anda sedang bingung dengan konsep ini, singkatnya jaringan teknologi 6G akan menghadirkan pengalaman cross reality (XR) yang merupakan versi lebih modern dari penggabungan pengalaman Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) beserta dengan hologram berkualitas tinggi & replika digital.

Hal ini akan membuat apa yang Anda dilakukan dalam negeri virtual memiliki dampak pada dunia nyata. Sebagaimana trustedreviews memberikan tiruan kasus dokter yang melakukan proses jarak jauh.

Meski terlihat mengagumkan, jaringan teknologi ini memiliki beberapa syarat dengan harus dipenuhi. Jaringan 6G memerlukan kecepatan data puncak sebesar 1. 000 Gbs dan latensi hawa kurang dari 100 mikrodetik, yang mana itu artinya setara 50 kali lipat kecepatan data ujung dan sepersepuluh latensi yang dimiliki oleh jaringan 5G.

Selain dua persyaratan tersebut, masih banyak persyaratan lain yang diperlukan 6G untuk dapat beroperasi seperti pita frekuensi terahertz (THz), evolusi topologi jaringan, hingga bermacam-macam spektrum, semuanya tertuang dalam buku milik Samsung. Adapun melihat kekacauan ini, Samsung memperkirakan bahwa jaringan teknologi 6G baru dapat dipasarkan secara massal pada 2030.

(ahl)

Loading…