Roscosmos Berencana Kirim 2 Turis ke Stasiun Luar Angkasa

Roscosmos Berencana Kirim 2 Turis ke Stasiun Luar Angkasa

SAN FRANCISCO – Wisata sungguh angkasa tampaknya menjadi impian bagi sebagian orang. Perusahaan antariksa sedang bersiap untuk merealisasikan perjalanan wisata luar angkasa tersebut.

Dikutip iNews , perusahaan luar angkasa Rusia Roscosmos berencana mengirim dua turis yang membayar penerbangan ke International Space Station (ISS) pada 2023. Dua wisatawan akan pergi ke ISS menggunakan pesawat luar udara Soyuz.

Saat itu di sana, salah satu wisatawan akan melakukan spacewalk dengan kosmonot Rusia berpengalaman. Untuk menerbangkan turis, Roscosmos bekerjasama dengan perusahaan AS Space Adventures, yang mengatur penerbangan luar angkasa untuk pelanggan sugih.

Perusahaan itu telah bekerja dengan Roscosmos sebelumnya untuk mengirim tujuh warga negeri ke ISS pada delapan perjalanan Soyuz yang terpisah. Turis belakang, co-founder Cirque du Soleil Guy Laliberté terbang ke ISS pada September 2009.

Setelah itu, Roscosmos sebagian besar menghentikan upaya pariwisata luar angkasa untuk astronot NASA ke dan dari stasiun luar angkasa. Saat Space Shuttle NASA purna bakti pada 2011, Soyuz menjadi satu-satunya cara untuk membawa orang ke ISS.

Oleh sebab itu prioritas diberikan kepada para astronot NASA dan mitra internasional yang terlibat dalam program International Space Station. NASA membayar sekitar 80 juta dolar AS per status untuk mendapatkan penumpang di Soyuz. Tapi sekarang, segalanya berubah.

SpaceX baru-baru itu meluncurkan dua astronot NASA ke ISS menggunakan kapsul Crew Dragon baru perusahaan. Sementara itu, Boeing juga mengembangkan kapsul awak hangat yang disebut CST-100 Starliner yang pada akhirnya akan membawa astronot NASA ke dan dari ISS. Artinya, NASA tidak lagi sepenuhnya bergantung pada roket Soyuz Rusia.

Oleh karena itu, badan antariksa Rusia menjajakan sedikit kursi pada kendaraan antariksanya. Kini, tampaknya upaya pariwisata luar angkasa Roscosmos diambil kembali.

Awal tahun lulus, Roscosmos mengatakan sedang bekerja secara Space Adventures untuk menerbangkan perut wisatawan ke luar angkasa dalam 2021. Pengumuman hari ini terisolasi dari perjanjian tersebut.

Dari segelintir wisatawan dengan telah pergi ke luar angkasa, tidak ada yang melakukan penjelajahan luar angkasa sebelumnya. Spacewalking ialah proses yang cukup melelahkan dengan membutuhkan pelatihan ekstensif di lapangan.

Tidak tersedia detail mengenai berapa biaya penjelajahan ke luar angkasa. Tidak diketahui juga pelatihan seperti apa dengan harus dilakukan para turis & yang mereka lakukan saat berkecukupan di luar angkasa.

Space Adventures mengatakan, kandidat yang diterima akan diminta menyelesaikan pelatihan khusus dan simulasi bunga untuk persiapan.

(ahl)

Loading…