Qualcomm Prediksi Peningkatan Pendapatan karena Chip 5G

Qualcomm Prediksi Peningkatan Pendapatan karena Chip 5G

JAKARTA – Qualcomm meramalkan bahwa pendapatan tahun tersebut akan meningkat berkat chip 5G. Meskipun pandemi virus corona (Covid-19) telah mengganggu saluran produksi dan menyebabkan penurunan permintaan untuk smartphone. Akan tetapi banyaknya ponsel 5G yang akan dirilis menjadi satu diantara peluang.

Kongsi mengatakan telah menandatangani lebih sejak 85 perjanjian lisensi 5G & lebih dari 45 vendor sudah meluncurkan atau mengumumkan perangkat 5G komersial. Total pendapatan untuk perusahaan naik sekitar 5% menjadi USD5, 22 miliar pada kuartal mula-mula yang berakhir 29 Maret.

Dilansir dari laman CDR Info , Jumat (1/5/2020) Qualcomm memperkirakan bahwa total pendapatan pada kuarta ketiga tarikh ini bahkan mencapai pendapatan USD 4, 4 miliar atau USD5, 2 miliar pada kuartal ketiga tahun ini.

Qualcomm mengungkap pandemi virus corona diprediksi akan mengurangi permintaan set hingga 30% pada kuarta besar tahun ini. Lebih sedikit pemasaran perangkat berarti lebih sedikit keuntungan dan pendapatan untuk Qualcomm, karena membuat sebagian besar keuntungannya dari melisensikan teknologinya yang memungkinkan ponsel terhubung ke jaringan data nirkabel.

Perusahaan melaporkan laba kuartal kedua yang kuat dan pendapatan di buntut harga yang lebih tinggi buat chip ponselnya. Qualcomm mengatakan itu menjual chip dengan harga rata-rata USD31, 8 dibandingkan dengan kehormatan mereka sebelumnya USD23. Ini merupakan sebuah pertanda bahwa itu memiliki manfaat dari kenaikan permintaan untuk chip high-end.

(amr)

Loading…

Baca selanjutnya di Slot Online