Propaganda Signal di Instagram Diblokir Facebook, Ada Apa?

iklan-signal-di-instagram-diblokir-facebook-ada-apa-1

MENLO PARK Facebook memblokir iklan yang mau dibeli permintaan Signal dalam platformnya. Iklan tersebut rupanya akan menunjukkan kepada pengguna Instagram data apa selalu yang dikumpulkan dari emreka.

Dalam posting blog, Signal mengatakan perusahaan seperti Facebook mengumpulkan petunjuk pengguna untuk dijual demi kebutuhan iklan. Dan Signal ingin menunjukkan cara kerja teknologi itu.

Maka dari itu, Signal mencoba membeli iklan ‘multi-variant targeted’ di Instagram untuk menunjukkan bagaimana data awak pengguna yang dikumpulkan Facebook bisa mempengaruhi iklan dengan kalian lihat di platform-nya.

Baca Serupa:   China Blokir Aplikasi Signal, Ada Barang apa?  

“Menjadi transparan tentang dengan jalan apa iklan menggunakan data orang-orang tampaknya dilarang; di dunia Facebook, satu-satunya penggunaan yang dapat diterima adalah mengendapkan apa yang perusahaan kerjakan kepada audiens Anda, ” tulis perusahaan itu pada postingnya, dikutip dari Business Insider, Kamis (6/5/2021).

Kasus penghapusan propaganda di Facebook ini bukanlah yang pertama, Facebook juga pernah menghapus iklan dengan kritis terhadap perusahaan sebelumnya.

Baca Juga:   Facebook Siap Luncurkan Fitur yang Bikin Heboh! Apa Tuh?

Pada 2019, Senator Demokrat Elizabeth Warren, yang mencalonkan diri buat jabatan bilamana itu, mencantumkan iklan yang menjabarkan rencananya untuk memisahkan Facebook beserta perusahaan teknologi besar lainnya.

Facebook mengucapkan memblokir iklan karena mereka melanggar aturan seputar penggunaan logo perusahaan tetapi keputusannya mengaktifkannya kembali.

Bisnis iklan Facebook sungguh bergantung pada pelacakan bukti untuk menginformasikan algoritmanya dengan memutuskan iklan mana dengan akan ditampilkan.

Lewat iklan, pendapatan Q1 raksasa media sosial tersebut menjadi USD 26, 17 miliar, naik 48% sebab saat ini tahun berarakan. Perusahaan mengaitkan kenaikan tersebut dengan kenaikan harga rata-rata per iklan serta total tayangan iklan.

(amr)