Planet NASA Rekam Peristiwa Bintang Gede Meledak

Planet NASA Rekam Peristiwa Bintang Gede Meledak

SATELIT Hubble milik NASA merekam momen biasa kehancuran sebuah bintang besar. Kejadian ini dikenal sebagai supernova atau meledaknya bintang berukuran besar.

“Seperti paparazi intergalaksi, Teleskop Luar Angkasa Hubble milik NASA menangkap status supernova dengan cepat dan memudar sebagai selebritas, ledakan diri sebuah bintang, ” ungkap pihak NASA dalam situs resminya, Sabtu (3/10/2020).

Baca juga: Bangunan 3D Hendak Didirikan di Bulan untuk Sangga Misi Eksplorasi 

Foto-foto dari Satelit Hubble tersebut telah dirangkai menjadi film yang menceritakan tentang ledakan bintang manusia besar yang menghilang di Galaksi Pilin NGC 2525, terletak 70 juta tahun cahaya.

Hubble mulai mengamati SN 2018gv dalam Februari 2018, setelah supernova mula-mula kali terdeteksi oleh astronom amatir Koichi Itagaki beberapa minggu sebelumnya pada pertengahan Januari.

Para astronom Hubble menggunakan supernova sebagai bagian dari program buat secara tepat mengukur laju ekspansi alam semesta, nilai kunci di dalam memahami dasar-dasar fisik kosmos.

Supernova berfungsi sebagai penanda tonggak buat mengukur jarak galaksi, nilai fundamental yang dibutuhkan untuk mengukur perluasan ruang.

Dalam susunan selang waktu, selama hampir satu tahun, supernova pertama kali menjelma sebagai bintang berkobar yang terletak di tepi luar galaksi. Itu awalnya mengungguli bintang paling sah di galaksi sebelum menghilang daripada pandangan.

“Tidak tersedia pertunjukan kembang api di Bumi yang dapat menandingi supernova ini, yang ditangkap dalam kejayaannya dengan memudar oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble, ” kata peraih Nobel Adam Riess, dari Institut Sains Teleskop Luar Angkasa (STScI) & Universitas Johns Hopkins di Baltimore sekaligus pemimpin High-z Tim Pencari Supernova dan Tim Supernova H0 untuk Persamaan Keadaan (SH0ES) untuk mengukur laju ekspansi alam semesta.

Baca juga: Fenomena La Nina Muncul dalam Pasifik, BMKG Minta Warga Waspada Banjir dan Longsor

Jenis supernova yang terlihat dalam urutan tersebut berasal dari bintang kate putih yang terletak di sistem biner dekat dan sedang menambah wujud dari bintang pendampingnya.

Ketika bintang kate putih mencapai massa kritis, intinya menjadi pas panas untuk memicu fusi nuklir, mengubahnya menjadi bom atom manusia besar. Proses pelarian termonuklir ini mengoyak bintang tersebut. Kemewahan itu dewasa pendek saat bola api menggabak.

Karena supernova macam ini semuanya memuncak pada kecerahan yang sama, mereka dikenal jadi “lilin standar” yang bertindak sebagai pita pengukur kosmik.