Pakistan Resmi Cabut Larangan untuk TikTok

pakistan-resmi-cabut-larangan-untuk-tiktok-1

PAKISTAN – Pakistan resmi mencabut kekangan kedua yang dikenakan dalam TikTok atas konten “tidak bermoral dan tidak etis” setelah aplikasi berbagi gambar itu kembali menawarkan muncul untuk memoderasi konten-konten dengan diunggah ke platform digital itu.

Pengadilan Peshawar, di barat bahar Pakistan, bulan lalu memerintahkan badan pengawas komunikasi negara itu memblokir aplikasi tersebut karena munculnya video-video yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai moral negara yang sangat konservatif itu.

“Aplikasi itu berhasil menyungguhkan kami bahwa mereka hendak menyaring dan memoderasi konten, ” kata Jahanzeb Mehsud, seorang pengacara Badan Telekomunikasi Pakistan, kepada AFP.

(Baca pula: Apple Akan Bangun Proyek Baterai Panel Surya Terbesar)

Maklumat milik China itu, yang sangat populer di kalangan pemuda Pakistan, terutama di daerah-daerah pedesaan, sebelumnya pula pernah menyatakan setuju buat memoderasi kontennya setelah pembatasan singkat pertama diberlakukan pada Oktober tahun lalu.

Salah satu advokat Perdana Menteri (PM) Imran Khan sebelumnya pernah menunjuk TikTok mempromosikan “eksploitasi, objektifikasi, dan seksualisasi” gadis-gadis muda.

TikTok sendiri tidak menanggapi tudingan itu, namun menyambut baik penghapusan larangan tersebut.

Para aktivis kebebasan ada telah lama mengkritik pemeriksaan dan pengawasan pemerintah Pakistan yang semakin meluas pada internet serta media cetak dan elektronik.

(Baca juga: Para Penggemar e-Sports, Kenali Ciri Vision+ Originals “Sumber Rezeki” Disini! )

Tahun lalu Awak Telekomunikasi Pakistan meminta YouTube segera memblokir semua gambar yang dianggap “tidak pantas” diakses di negara itu, sebuah permintaan yang dikritik oleh para aktivis PEDOMAN.

  (sst)

(amr)