Konvensi Apple vs Epic Games, Ketua Minta Dihadirkan Juri

Konvensi Apple vs Epic Games, Ketua Minta Dihadirkan Juri

APPLE & Epic Games pada hari Senin kemarin menjalani sidang lanjutan pada Pengadilan Distrik Utara California, Amerika Serikat. Persidangan kembali membahas pengembalian game Fortnite ke platform App Store serta permasalahan antitrust sebab kedua belah pihak.

Pada akhir persidangan Hakim Yvonne Gonzalez Rogers memberikan arahan untuk menghadirkan juri di wasit selanjutnya. Menurut dia, sekalipun ketua mampu menangani kasus tersebut, akan lebih baik untuk mempertimbangkan kejadian dari sudut pandang orang massa.

Baca juga: Pengembang Game Fortnite Sebut Apple Kerjakan Monopoli 

“Itu adalah kasus penting di Peraturan Antitrust. Cukup penting untuk mengalami apa yang orang pikirkan secara nyata. Apakah masalah keamanan tersebut menyangkut orang atau tidak? ” ucap Hakim Rogers, dikutip dari Apple Insider , Rabu (30/9/2020).

Menggunakan ajuan itu, indikasi awal menunjukkan Apple setuju keputusan persidangan diambil oleh juri. Sedangkan Epic Games menunjukkan tidak setuju akan gagasan tersebut. Namun, kedua belah pihak akhirnya sepakat sepenuhnya keputusan diambil oleh hakim dan persidangan hendak dilaksanakan lagi sekira Juli 2021.

Baca pula: Game Fortnite Save the World Akan Dihapus dari MacOS 

Sementara itu, konvensi ini bermula pada 13 Agustus lalu terkait opsi pembayaran game Fortnite. Pilihan tersebut dianggap menyalahi kebijakan aplikasi Apple hingga akhirnya game Fortnite dihapus dari maklumat App Store. Epic Games kemudian membalas dengan mengajukan gugatan ke pengadilan.

Menanggapi gugatan, masalah ini semakin besar sesudah pada akhirnya Apple mengambil kegiatan akan menghapus akun Epic Games. Dengan itu sistem Unreal Engine Epic Games juga turut gawat. Sistem tersebut tidak hanya menjelma penyokong game Epic, namun serupa dari pengembang lain.