Huawei Sediakan Teknologi untuk Membantu Masyarakat dalam Penanganan Covid-19

huawei-sediakan-teknologi-untuk-membantu-masyarakat-dalam-penanganan-covid-19-1

Telah lebih dari satu tahun, kita semua masyarakat Indonesia dan dunia berjuang memerangi pandemi Covid-19 yang berpengaruh pada semua sektor. Penuh pelajaran berharga dari pandemi ini, terutama tentang betapa pentingnya menjaga kesehatan serta memacu diri untuk terus berinovasi demi pemulihan ekonomi.

Huawei sebagai perusahaan ICT terkemuka turut ambil bagian dalam menganjurkan layanan teknologi Cloud, AI, dan 5G untuk positif memerangi pandemi, serta membakar pemulihan ekonomi. Beberapa tahun yang lalu, Huawei telah melakukan riset untuk membuktikan bahwa transformasi digital bakal mendorong pertumbuhan ekonomi.

Business Development Director Huawei Cloud Indonesia Usman Niandinata mengungkapkan, Huawei secara layanan teknologi yang dimilikinya akan sangat membantu untuk mempercepat pemulihan pascapandemi.

“Kami percaya, teknologi 5G + Cloud + AI akan menjadi pokok ekonomi digital dan tetap bahwa pandemi tak membatalkan pengembangan ketiga teknologi tersebut, tetapi justru sebaliknya. Huawei pun setuju kalau teknologi 5G + Cloud + AI adalah komponen istimewa dari transformasi digital, ” katanya.

Mengaji Juga: Efek Keamanan Siber Harus Diantisipasi di Era 5G

Hebatnya sedang, ketiga teknologi ini berangkat merambah dunia kesehatan, dimana kesehatan kini menjadi hal krusial karena adanya pandemi ini.

“Kalau kita melihat kaitannya secara pandemi seperti saat tersebut, tentu saja industri kesehatan tubuh menjadi salah satu dengan bisa memanfaatkan teknologi digital saat ini. Teknologi tersebut digunakan untuk memberikan kanal kesehatan kepada masyarakat merata, serta mempermudah orang mendapatkan akses kesehatan dan membantu program pemerintah PPKM, ” tutur Usman dalam Webinar yang bertajuk ‘Penanggulangan Covid-19 di Negara Sahabat’ yang digelar pada Selasa (17/08/2021).

Usman Niandinata hadir bersama para rujukan lainnya yaitu Duta Tinggi RI untuk Singapura H. E. Suryo Pratomo, Representatif Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya, & Konsul Jendral RI di New York. Dalam dialog yang dipandu Pimred sindonews. com dan KORAN SINDO Djaka Susila tersebut, Usman Niandinata menyampaikan kisah dengan jalan apa teknologi turut berperan serta dalam memerangi pandemi Covid-19 di kota Wuhan, Tiongkok.

 

Business Development Director Huawei Cloud Indonesia Usman Niandinata. (Foto: Okezone)

Diutarakan Usman lebih lanjut, penanganan pemerintah China di Wuhan sangat cepat di dalam membangun rumah sakit hanya beberapa minggu saja. Real membangun rumah sakit tidak hanya membangun gedung secara fisik, tetapi juga membawa perangkat-perangkat kesehatan di dalamnya.

Di sinilah teknologi 5G + Cloud + AI memainkan perannya. Ketiga teknologi tersebut merancang semua koneksi, menyediakan konektivitas sistem yang andal pada memberikan informasi perawatan kesehatan yang masif dengan sangat cepat menggunakan 5G, membenahi data, dan memprosesnya dengan teknologi AI di cloud.

Pada April 2020, Huawei mencoba menyampaikan teknologi dalam bentuk CSR, di mana dengan memakai teknologi ini dapat mendeteksi seseorang apakah sudah terkena Covid-19 atau tidak melalu hasil CT-Scan paru-parunya.

“Kita ketahui dalam April 2020 PCR tersebut bukan sesuatu yang gampang didapat, sementara kalo telah PCR itu menunggu hasilnya lama, bisa seminggu. Namun dengan adanya tekonologi AI ini jadi rumah rendah bisa menggunakannya dan anak obat bisa langsung CT-Scan jadi dokter bisa langsung menganalisa dan dari sistem dengan kami implementasikan bisa tepat ketahuan seseorang terinfeksi virus Covid-19 atau tidak, ” katanya.

Dia menambahkan, hasil CT-Scan benar akurat dan hasilnya hanya dalam hitungan menit sekadar. Huawei telah mengimplementasikan teknologi ini untuk salah satu rumah sakit di Indonesia, yaitu Pertamedika.

Melalui penerapan teknologi AI, Pertamedika dapat mendeteksi anak obat Covid-19 dengan cepat cuma dengan menganalisa hasil CT-Scan paru-parunya. Pertamedika menjadi lengah satu rumah sakit mula-mula yang menerapkan teknologi Huawei AI ini.

Menurutnya, teknologi digital mampu bermanfaat untuk berbagai ragam industri. Sebelum ada pandemi dapat dilihat bagaimana industri-industri seperti e-commerce dan finansial menjadi pelopor utama di pengembanan teknologi digital ini, namun sejak ada pandemi terlihat juga bahwa implementasi teknologi digital ini selalu terjadi di dalam pabrik kesehatan.

“Dari Huawei kami pun berfokus pada teknologi jadi ana menyediakan platform cloud & AI yang bisa menjelma solusi oleh banyak customer kami. Ada beberapa mengikuti bagaimana teknologi kami mampu digunakan sebagai platform untuk solusi seperti, Biomedicine, bagian obat-obatan farmasi, dan positif mendeteksi Covid dengan sandaran CT scan AI, ” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, Usman juga menyampaikan rekomendasi solusi kesehatan yang lainnya kaya Genomic Sequencing, di mana platform yang dimiliki Huawei Cloud dan AI bisa membantu mempelajari genetik virus untuk kemudian bisa ditemukan antivirusnya atau vaksinnya.

“Selain Genomic Sequencing, juga platform kami juga bisa digunakan untuk penyelesaian Digital Hospital yang sudah mulai banyak digunakan pada Indonesia. Kita melihat layanan telemedicine mulai bermunculan, memudahkan seseorang mendapatkan akses kesehatan tubuh. Jika ingin konsultasi kesehatan, dengan adanya digital telemedicine mereka bisa bertemu secara dokter-dokter secara teleconference secara mudah.

Anda pun bisa menemukan bertambah banyak informasi tentang penyelesaian kesehatan melalui website Huawei https://www.huaweicloud.com/intl/en-us/solution/healthcare

CM

(yao)