Ditemukan pada 1846, Ini Penyebab Neptunus Miliki Warna Biru Tua

Ditemukan pada 1846, Ini Penyebab Neptunus Miliki Warna Biru Tua

JAKARTA – Neptunus merupakan planet ke delapan atau final dari sistem tata surya. Letaknya lebih jauh 30 kali lipat dibanding jarak Matahari ke Bumi. 1 tahun di Neptunus berlaku 165 tahun di Bumi, dilansir Space Place NASA.

Jauh dari Matahari, membuat Neptunus menjadi dunia yang sangat gelap, dingin dan berangin. Mirip secara Uranus, Neptunus merupakan raksasa es.

Raksasa es tersebut terbuat dari kabut tebal air, amonia, dan metana di akan pusat padat seukuran Bumi. Suasana yang dimiliki Neptunus juga tebal dan berangin.

Mengutip Space Facts, Neptunus memiliki atmosfer yang sangat tebal dengan terdiri dari 74% hidrogen, 25% helium dan sekitar 1% metana. Atmosfernya juga mengandung awan es dan angin tercepat yang terekam di tata surya.

Partikel-partikel metana es dan gas-gas kecil pada suasana tersebut membuat Neptunus memiliki warna biru tua. Paduan warna ningrat dan putih yang mencolok dari Neptunus juga salah satu pembeda dari Uranus.

Letaknya yang jauh, membuat Neptunus tidak diketahui pada zaman antik. Neptunus pertama kali diamati pada 1846, posisinya ditentukan dengan menggunakan prediksi matematika.

(ahl)

Loading…