Ini Alasan YouTube Hapus Channel David Icke

JAKARTA – YouTube belum lama menghapus akun teori persekutuan David Icke. Akun channel tersebut dinilai melanggar kebijakan perusahaan terpaut penyebaran informasi virus corona. Dikutip Theguardian, mantan pemain sepakbola itu melahirkan kontroversi melalui klaim dengan tidak terbukti tentang virus di beberapa platform internet, termasuk dengan dikaitkan dengan jaringan seluler 5G.

Perhatikan Ini agar Tak Menjadi Korban Hoaks Virus Corona

JAKARTA – Hoaks tentang informasi virus corona bisa saja menyesatkan dan membuat kebingungan di tengah masyarakat. Media sosial mampu jadi sarana penyebaran hoaks. Diambil dari berbagai sumber, untuk bisa menghindari hoaks virus corona, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Game Assassin’s Creed Valhalla Bisa Dimainkan di PS5

JAKARTA – Game Assassin’s Creed Valhalla merupakan seri terbaru yang tengah disiapkan oleh Ubisoft. Game ini mengusung permainan single-player action role-playing game (RPG), dikutip Androidcentral. Gamer akan memainkan Eivor, seorang pria atau wanita Viking yang bisa dipilih. Selama permainan, Anda akan memimpin desa Viking dalam penggerebekan dan pertempuran melayani Saxon. Meskipun desa dapat diperluas dengan…

Pencemaran Udara Pengaruhi Jumlah Kematian Penderita Covid-19?

JAKARTA- Penerapan physical distancing selama pandemi virus corona (Covid-19) telah memberikan dampat berkurangnya polusi udara di beberapa negara. Peristiwa tersebut lantaran orang-orang lebih penuh di rumah dibandingkan dijalanan. Selain itu pabrik juga telah menyumbat produksi untuk sementara. Seperti diketahui asap kendaraan dan pabrik telah mencemari udara.

Gunung Berperan dalam Proses Terjadinya Hujan

JAKARTA – Buku ‘Sains dalam Alquran’ yang ditulis Nadiah Thayyarah menjelaskan bahwa gunung berperan di proses terjadinya hujan. Ilmuwan meyakinkan adanya keterkaitan langsung antara gunung-gunung yang tinggi dan air abu yang tawar.

Komet Atlas Melintas Dekat Bumi pada 23 Mei

JAKARTA- Komet C/2014 Y4 yang dikenal Atlas hendak melewati Bumi pada 23 Mei 2020. Komet tersebut melintas dekat Bumi dalam jarak 115 kilometer. Kemudian akan mendekati Matahari dalam 31 Mei 2020. Komet tersebut ditemukan pertama kali pada 29 Desember 2019 oleh Asteroid Terrestrial-impact Last Alert Systems (ATLAS). Tersebut juga yang membuat komet dijuluki Atlas.