Cakap Satwa Ungkap Penyebab Kematian Ratusan Gajah di Botswana

Cakap Satwa Ungkap Penyebab Kematian Ratusan Gajah di Botswana

KEMATIAN misterius lebih dari 300 gajah dalam Botswana pada awal tahun itu mulai terungkap. Pejabat negara setempat mengatakan kematian massal ini barangkali akibat ganggang beracun di minuman.

Kematian mendadak gajah yang terjadi di dekat Delta Okavango negara itu melaksanakan para ahli satwa liar dan pejabat pemerintah mencari jawaban.

“Gajah di daerah Seronga mati karena kelainan saraf yang boleh disebabkan air minum yang kotor oleh racun cyanobacterium dalam sumber air di wilayah tersebut, ” kata Cyril Taolo, direktur pengelola Departemen Satwa Liar dan Rajin Nasional, seperti dikutip dari Fox News , Selasa (29/9/2020).

Menyuarakan juga: Unik, Anak Anjing Bahar Ini Tertangkap Kamera “Tertawa Lepas” di Pantai 

Ia mengatakan, kematian itu berlaku setelah sumber air mengering. Menjepret udara yang memilukan menunjukkan gajah mati tersebar di sekitar pemandangan Botswana.

Kematian asing juga memicu kekhawatiran tentang potensi dampak kesehatan pada orang yang tinggal di daerah setempat.

Dr Niall McCann, eksekutif konservasi di National Park Rescue yang berbasis di Inggris, menggambarkan kematian terkait racun sebagai teori yang kuat.

Baca juga: Studi Baru Tutur Beri Makan Kucing Cukup Seluruhnya Sehari 

“Yang kami ketahui adalah bahwa Pemerintah Botswana (dan mitra internasional) menjumpai cyanobacteria yang berpotensi berbahaya di dalam air di daerah tempat gajah mati, ” katanya kepada Fox News melalui email.

“Apa yang kami tidak terang, dan tidak ada cara untuk membuktikan sekarang bangkai telah membusuk, adalah apakah racun dari cyanobacteria ini membunuh gajah. Ini merupakan hipotesis yang disetujui banyak lantaran kita selama beberapa minggu belakang, tetapi pada dasarnya tidak kira-kira untuk membuktikannya pada tahap itu. ”