Belajar Baru Ungkap Mars Pernah Ditutupi Lapisan Es

JAKARTA – Sebuah studi baru secara efektif menyatakan bahwa Mars arkais ditutupi lapisan es, bukan kali yang mengalir. Pernyataan ini tetap bertolak belakang dengan teori dengan dominan bahwa Mars dulunya merupakan planet hangat dan basah.

Hipotesis Mars kuno yang hangat dan basah menunjukkan bahwa sungai, lautan, dan curah hujan pernah ada di Mars. Satu diantara bukti utama yang dikemukakan adalah jaringan utama lembah di belahan selatan Mars, yang terlihat mirip cekungan drainase sungai di Bumi, yang diukir oleh limpasan air permukaan dari hujan, hujan es, serta sungai yang membentuk salju ketika mengalir menuruni lereng gunung.

Melansir lantaran IFlScience, sebuah studi baru dalam Nature Geoscience, yang dipimpin oleh Anna Grau Galofre dari University of British Columbia, mengklaim bahwa pada pemeriksaan lebih dekat lembah-lembah ini memiliki lebih banyak keselarasan dengan saluran subglacial di Arktik Kanada dan sebaliknya diukir dengan air yang meleleh di bawah es glester, bukan sungai.

“Ada ratusan ngarai di Mars, dan mereka tampak sangat berbeda satu sama lain. Jika Anda melihat Bumi sebab satelit, Anda melihat banyak ngarai: beberapa di antaranya dibuat oleh sungai, beberapa dibuat oleh gletser, beberapa dibuat oleh lainnya proses, dan masing-masing jenis memiliki bentuk yang berbeda. Mars serupa, pada mana lembah terlihat sangat berbeda satu sama lain, menunjukkan bahwa banyak proses berperan untuk mengukir mereka, ” jelas Grau Galofre dalam sebuah pernyataan.

Banyak lembah Mars memiliki kesamaan dengan saluran subglacial di Pulau Devon di Nanuvet, wilayah paling utara di Kanada. Rekan penulis Dr Gordon Osinski mengatakan bahwa pulau devon lengah satu analog terbaik yang dimiliki untuk Mars di Bumi, karena pulau Devon adalah gurun dengan dingin, kering, kutub, dan glasiasinya sebagian besar berbasis dingin.

Baca juga: Guncangan Dahsyat Awali Peristiwa Kiamat Dijelaskan Alquran dan Sains

Anna Grau Galofre Tim menganalisis bentuk lebih dari 10. 000 lembah Mars menggunakan bahan yang dikumpulkan dari Mars Global Surveyor, mensurvei planet ini jarang tahun 1996 dan 2006. Secara melihat ciri-ciri fisik lembah, Grau Galofre menentukan bahwa meskipun beberapa lembah memiliki ciri-ciri yang menunjukkan bahwa mereka diukir oleh kali yang mengalir, tetapi banyak serupa yang tampak seperti diukir oleh gletser.

Temuan ini menambah bobot teori “cold and icy ancient Mars”. Penemuan ini juga telah mendapatkan gaya tarik tentang penjelasan pembentukan lembah-lembah di Mars. Menurut temuan lembah terbentuk bertepatan dengan hilangnya kawasan magnet Mars sekitar 3, tujuh miliar tahun yang lalu.

(ahl)

Loading…