4 Tips Jitu Cegah Anak Kecanduan Gadget

4 Tips Jitu Cegah Anak Kecanduan Gadget

JAKARTA – Di tengah pademi sekarang ini, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya dalam rumah. Gadget mungkin menjadi satu diantara alat yang banyak mengalihkan mengindahkan anak-anak ketika di rumah. Meskipun demikian orang tua perlu memiliki batasan.

Pasalnya jika terus-menerus dibiarkan, anak akan mulai kecanduan bermain gadget. Berikut empat tips untuk mencegah anak kecandunag gadget, seperti dikutip dari laman Healthxchange , Minggu (5/7/2020).

1. Ubah Kebiasaan Anda

Bagi para orang sampai umur, Anda juga perlu lepas sebab gadget sebelum anak Anda tidak kecanduan. Anda juga dapat menjelma contoh untuk sang anak secara tidak memainkan ponsel sepanjang waktu. Anak biasanya akan mengikuti apa yang dilakukan orang tuanya.

2. Batasi Penggunaan Gadget

Pertama Anda harus menerapkan aturan untuk membatasi penggunaan gadget pada anak. Misalnya hanya bisa menggunakan ponsel hingga komputer selama satu jam dalam sehari atau bisa juga hanya weekend.

Anda harus ketat dengan jadwal tersebut dan rencanakan kesibukan fisik yang menyenangkan bagi anak untuk terlibat di waktu asing.

Ajari anak Anda lebih awal tentang pentingnya moderasi. Pastikan untuk menawarkan pujian masa anak Anda menunjukkan pengendalian di dalam penggunaan perangkat teknologi dan mendaftarkan aturan yang Anda tetapkan.

3. Tanpa Tempatkan Gadget di Kamar Terbaring Anak

Trik berikutnya yakni jangan menempatkan komputer, televisi, hingga ponsel di kawasan tidur anak. Segera singkirkan masa mereka atau Anda sudah jadi menggunakannya.

Selain tersebut, Anda dapat menetapkan zona ‘bebas gadget’ untuk anak seperti di kamar tidur, ruang makan, & di dalam mobil.

4. Pantau Akses

Pantau akses dengan menggunakan perangkat bersama budak. Ambil kesempatan ini untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan berbagi nilai-nilai rumpun.

Terkadang, dengan kesibukan sibuk yang dijalani, teknologi dapat digunakan untuk membantu mengisi waktu seorang anak.

Namun, tetap penting bagi orang gelap dan pengasuh untuk dapat berbicara, mendengar, bermain, mengunjungi tempat & secara aktif terlibat dengan anak-anak mereka selama rutinitas dan kegiatan sehari-hari mereka.

(ahl)

Loading…